TANGERANG – Tiga pria diamankan polisi lantaran terlibat aksi pemerasan serta pencurian di wilayah Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).
Tak tanggung-tanggung, dalam melancarkan aksinya tiga sekawan tersebut mengaku sebagai anggota kepolisian alias polisi gadungan.
Kasat Reskrim Polresta Bandara Soetta Kompol Reza Fahlevi mengatakan, tiga tersangka itu masing-masing berinisial FF (21), IK (28) dan GEJ (34).
Reza menambahkan, terungkapnya kasus itu berawal pada Minggu (5/3) pihaknya menerima laporan dari Aboy Riyadi.
Aboy mengaku telah menjadi korban perampasan dan pencurian yang dilakukan oleh para pelaku.
Aboy bersama tiga rekannya merupakan calon pekerja migran Indonesia yang akan berangkat dari terminal III Bandara Soetta ke negara Filipina.
“Barang-barang milik korban berupa handphone, uang tunai, paspor dan KTP diambil oleh pelaku. Korban mengalami kerugian sebesar Rp 8 juta,” ujarnya, Sabtu (18/3).
Menurut Reza, dalam beraksi tiga tersangka itu berpura-pura sebagai anggota kepolisian dengan membawa airsoft gun jenis pistol.
Selanjutnya para tersangka melakukan pencegahan terhadap calon pekerja migran Indonesia (PMI) ke luar negeri secara non prosedural.
Setelah calon PMI masuk ke kendaraan milik tersangka, kemudian mengambil barang milik korban serta menghubungi agen untuk meminta tebusan uang.
Reza menguraikan, pada kasus itu pihaknya berhasil mengamankan berbagai barang bukti (bb) dari tangan para tersangka.
Bb tersebut di antaranya sepucuk airsoft gun jenis pistol, satu kendaraan roda empat, tiga unit handphone dan dua tas slempang.
Atas perbuatannya, para tersangka dikenakan pasal berlapis yakni Pasal 368 Ayat (1) KUHPidana dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.
Kemudian Pasal 365 Ayat (1) dan Ayat ke-2 KUHPidana dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.
Terakhir, Reza berpesan kepada seluruh elemen masyarakat khususnya para pengguna jasa penerbangan agar senantiasa berhati-hati dimana pun berada.
“Termasuk berpesan agar masyarakat tidak mudah percaya dengan seseorang yang mengaku petugas kepolisian tanpa dilengkapi dengan surat tugas,” tandasnya.



















